Minggu, 24 Oktober 2010

Perkembangan Pertelevisian di Indonesia

Era Pertelevisian Pertama Indonesia
Ada empat tahapan perkembangan pertelevisian di Indonesia, di awali dengan munculnya stasiun TVRI, melalui deregulasi Departemen Penerangan republik Indonesia. Tepatnya tanggal 3 Mei 1971. Dalam era ini televisi dipahami sebagai siaran-siaran dalam bentuk suara dan gambar yang dapat ditangkap (dilihat dan didengarkan) oleh umum, baik dengan sistem pemancaran lewat gelombang-gelombang elektromagnetik maupun lewat kabel-kabel. (television cable). Wewenang untuk menyelenggarakan siaran televisi hanya ada pada pemerintah, dalam hal ini Deppen, c.q. Direktorat Televisi/Televisi Republik Indonesia.

Sinema digital

Sinema digital merujuk pada penggunaan teknologi digital untuk mendistribusikan dan menayangkan gambar bergerak. Sebuah film dapat didistribusikan lewat perangkat keras, piringan optik atau satelit serta ditayangkan menggunakan proyektor digital alih-alih proyektor film konvensional. Sinema digital berbeda dari HDTV atau televisi high definition. Sinema digital tidak bergantung pada penggunaan televisi atau standar HDTV, aspek rasio atau peringkat bingkai. Proyektor digital yang memiliki resolusi 2K mulai disebarkan pada tahun 2005, dan sejak tahun 2006 jangkauannya telah diakselerasi.

Minggu, 17 Oktober 2010

Televisi Digital


Televisi digital atau DTV adalah jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal gambar, suara, dan data ke pesawat televisi. Televisi digital merupakan alat yang digunakan untuk menangkap siaran TV digital, perkembangan dari sistem siaran analog ke digital yang mengubah informasi menjadi sinyal digital berbentuk bit data seperti komputer.

Sistem pemancar TV digital

Terdapat tiga standar sistem pemancar televisi digital di dunia, yaitu televisi digital (DTV) di Amerika, penyiaran video digital terestrial (DVB-T) di Eropa, dan layanan penyiaran digital terestrial terintegrasi (ISDB-T) di Jepang. Semua standar sistem pemancar sistem digital berbasiskan sistem pengkodean OFDM dengan kode suara MPEG-2 untuk ISDB-T dan DTV serta MPEG-1 untuk DVB-T.
Frekuensi sistem penyiaran televisi digital dapat diterima menggunakan antena yang disebut televisi terestrial digital (DTT), kabel (TV kabel digital), dan piringan satelit. Alat serupa telepon seluler digunakan terutama untuk menerima frekuensi televisi digital berformat DMB dan DVB-H. Siaran televisi digital juga dapat diterima menggunakan internet berkecepatan tinggi yang dikenal sebagai televisi protokol internet (IPTV).

Transisi TV analog ke TV digital

Transisi dari pesawat televisi analog menjadi pesawat televisi digital membutuhkan penggantian perangkat pemancar televisi dan penerima siaran televisi. Agar dapat menerima penyiaran digital, diperlukan pesawat TV digital. Namun, jika ingin tetap menggunakan pesawat televisi analog, penyiaran digital dapat ditangkap dengan alat tambahan yang disebut kotak konverter (Set Top Box). Ketika menggunakan pesawat televisi analog, sinyal penyiaran digital akan dirubah oleh kotak konverter menjadi sinyal analog. Dengan demikian pengguna pesawat televisi analog tetap dapat menikmati siaran televisi digital. Pengguna televisi analog tetap dapat menggunakan siaran analog dan secara perlahan-lahan beralih ke teknologi siaran digital tanpa terputus layanan siaran yang digunakan selama ini.

Kualitas penyiaran TV digital

TV Digital memiliki hasil siaran dengan kualitas gambar dan warna yang jauh lebih baik dari yang dihasilkan televisi analog. Sistem televisi digital menghasilkan pengiriman gambar yang jernih dan stabil meski alat penerima siaran berada dalam kondisi bergerak dengan kecepatan tinggi. TV Digital memiliki kualitas siaran berakurasi dan resolusi tinggi. Teknologi digital memerlukan kanal siaran dengan laju sangat tinggi mencapai Mbps untuk pengiriman informasi berkualitas tinggi.

Manfaat penyiaran TV digital

  • TV Digital digunakan untuk siaran interaktif. Masyarakat dapat membandingkan keunggulan kualitas siaran digital dengan siaran analog serta dapat berinteraksi dengan TV Digital.
  • Teknologi siaran digital menawarkan integrasi dengan layanan interaktif dimana TV Digital memiliki layanan komunikasi dua arah layaknya internet.
  • Siaran televisi digital terestrial dapat diterima oleh sistem penerimaan televisi tidak bergerak maupun sistem penerimaan televisi bergerak. Kebutuhan daya pancar televisi digital yang lebih kecil menyebabkan siaran dapat diterima dengan baik meski alat penerima siaran bergerak dalam kecepatan tinggi seperti di dalam mobil dan kereta.
  • TV Digital memungkinkan penyiaran saluran dan layanan yang lebih banyak daripada televisi analog. Penyelenggara siaran dapat menyiarkan program mereka secara digital dan memberi kesempatan terhadap peluang bisnis pertelevisian dengan konten yang lebih kreatif, menarik, dan bervariasi.

Keunggulan frekuensi TV digital

Transmisi pada TV Digital menggunakan lebar pita yang lebih efisien sehingga saluran dapat dipadatkan. Sistem penyiaran TV Digital menggunakan OFDM yang bersifat kuat dalam lalu lintas yang padat. Transisi dari teknologi analog menuju teknologi digital memiliki konsekuensi berupa tersedianya saluran siaran televisi yang lebih banyak. Siaran berteknologi digital yang tidak memungkinkan adanya keterbatasan frekuensi menghasilkan saluran-saluran televisi baru. Penyelenggara televisi digital berperan sebagai operator penyelenggara jaringan televisi digital sementara program siaran disediakan oleh operator lain. Bentuk penyelenggaraan sistem penyiaran televisi digital mengalami perubahan dari segi pemanfaatan kanal ataupun teknologi jasa pelayanannya. Terjadi efisiensi penggunaan kanal frekuensi berupa pemakaian satu kanal frekuensi untuk 4 hingga 6 program.

Sabtu, 16 Oktober 2010

Live Streaming Television


Sebelum kita menjurus kepada tv channel apa yang akan kita bahas, pertama-tama alangkah lebih baik jika kita mengetahui pengertian live streaming itu sendiri.





Pengertian :


Mungkin saat ini, di telinga kita sudah tidak asing lagi mendengar dua kalimat yang berikut ini. Atau bahkan di antara teman-teman sekalian sudah ada yang menggunakan aplikasi ini dalam kehidupan sehari-hari.


Streaming : Proses penghantaran data dalam aliran berkelanjutan dan tetap yang memungkinkan pengguna mengakses dan menggunakan file sebelum data dihantar sepenuhnya


Video streaming : Istilah yang dipergunakan untuk mendengarkan siaran video secara live melalui Internet. Berbeda dengan cara lain, yakni men-download file dan menjalankannya di komputer kita bila download-nya sudah selesai, dengan streaming kita dapat mendengarnya langsung tanpa perlu mendownload file-nya sekaligus. Dengan teknologi video streaming ini memungkinkan kita menonton televisi melalui Internet.





HARDWARE:


Perangkat keras yang di gunakan untuk dapat menikmati live streaming ini yaitu Digital Rapids. Yang akan kita bahas yaitu Digital rapids Stream 3.4 encoder upgrade yang merupakan hardware upgrade dari hardware sebelumnya.

Rabu, 29 September 2010

Seni Digital Membuat Notasi Drum Dengan Software Sibelius

Seni itu terdiri dari berbagai jenis seperti seni musik,seni tari,seni lukis dan lainnya.Seiring perkembangan zaman,seni sudah dapat dinikmati dalam bentuk digital yaitu kita dapat membuat suatu karya seni atau melihat hasil suatu karya seni dari komputer atau bisa disebut dengan digital.

Perkembangan new media dan teknologi sekarang ini sedang melaju pesat.Banyak seni yang menggunakan teknologi digital dalam membantu mengembangkan serta menghasilkan suatu karya yang sangat indah dan hebat.Oleh karena itu saya akan mengupas salah satu bentuk seni digital yaitu membuat suatu notasi drum dengan software sibelius.

Drum adalah alat musik yang digemari para remaja.Baik laki – laki hingga perempuan suka memainkan alat musik ini.Untuk memainlan alat musik ini dibutuhkan suatu notasi nada untuk menentukan tiap ketukan – ketukan pada drum.Pada era 80an dan 90an,para composer untuk membuat suatu notasi drum masih menggunakan tulisan tangan dan masih dilakukan secara manual di atas kertas tetapi sekarang mereka bisa membuat suatu notasi drum dengan sangat mudah  dan bisa sekaligus mendengarkan data suaranya sesuai notasi yang mereka buat yaitu dengan sibelius.

Salah satu keunggulan Sibelius sebagai software penulis notasi yang andal terletak pada berbagai macam feature yang disertakan, antara lain Composing Tool, Invert, Retrogade, dan Performance. Sebagai tahap akhir, kita dapat menyimpan karya ke dalam bentuk file audio (wav) dengan standar kualitas CD. Oleh karena itu, hasil akhir tidak akan berhenti hanya pada lembaran-lembaran notasi, tetapi menjadi sebuah karya musik yang terealisasi.

Untuk menulis notasi drum dengan sibelius,kita dapat menggunakan keyboard komputer kita.Dengan mengklik bar untuk menulis notasinya.Lalu pilih instrument yang digunakan,disini saya menggunakan drum.Setelah itu masukkan not yang ingin di buat,setelah itu pilih bentuk not yang ingin dibuat dan atur letak not pada cymbal,bass pada drum.Hanya dengan mengikuti langkah – langkah ini,kita sudah bisa membuat suatu notasi drum.Mudah sekali bukan?
Tetapi setiap teknologi pasti mempunyai dampak negatif dan positifnya.Dampak negatif dari software ini,insting dan naluri kita dalam membuat suatu notasi tidak terasah karena kita hanya tergantung pada pengetahuan teori notasi kita,sehingga kemampuan naluri dan skill kita kurang terasah.

Sedangkan dampak positifnya yaitu setiap teknologi semakin maju semakin memberikan kenyamanan dan kemudahan pada setiap penggunannya.Oleh karena itu,dampak positifnya,kita lebih cepat dan lebih mudah dalam membuat suatu notasi,khususnya pada drum karena fitur – fitur yang telah disediakan oleh software sibelius tersebut.


SUMBER :
http://onesgamelan.wordpress.com/2009/01/27/notasi-drum-pada-software-sibelius-5/